(Ilustrasi tambang nikel di pulau Obi. Foto: Citra satelit)
Biopower adalah istilah yang dikemukakan Foucault. Istilah ini bermakna, "Setiap kekuasaan memiliki tujuan untuk menghidupkan, tapi kok malah mematikan?". Dalam konteks ini, kita sering temui kasus tentang seorang/sekelompok penguasa menjual janji demi meningkatkan kesejahteraan umum dengan memberi mandat pada perusahaan tertentu, tapi mandat ini justru mematikan kesejahteraan yang dijanjikan penguasa sendiri.
Pandangan para penguasa itu bertolak dari asumsi pertumbuhan ekonomi yang didalamnya ada terselip harapan tentang "trickle down effect" (mengharap kucuran dari langit). Asumsi ini dapat terealisasi apabila para investor asing (yakni perusahaan-perusahaan dengan segala tipe dan karakteristiknya) diundang masuk untuk menundukkan ("mengeksploitasi") sumber daya alam yang dimiliki suatu wilayah tertentu.
Misalnya, penguasa memberi mandat pada perusahaan nikel untuk menghisap sumber daya alam pada daerah tertentu yang memiliki kandungan nikel melimpah-ruah. Upaya ini menurut penguasa akan mendatangkan kesejahteraan nasional terutama terkhusus bagi masyarakat yang tinggal di daerah tersebut. Perusahaan melalui mandat penguasa dikira hasil ekonomisnya dapat digunakan untuk kemaslahatan bersama.
Eh, tapi malah sebaliknya yakni mendatangkan ketidaksejahteraan, ketimpangan, dan kerusakan ekosistem bahkan melahirkan pergeseran pola psiko-budaya kehidupan masyarakat setempat. Satu fakta nyata tentang pergeseran pola psiko-budaya yang dialami masyarakat setempat ketika perusahaan masuk ke daerah mereka adalah muncul perilaku mencuri, persaingan yang tidak sehat, konflik relasi sosial, dan bahkan pada tingkat esoterik mengalami perasaan terasing dari tempat tinggalnya sendiri.
Fenomena itu banyak kita temua di hampir sebagian besar daerah ketika perusahaan masuk ke daerah tersebut melalui pemberian mandat oleh penguasa. Jadi, agak benar juga istilah Foucault tentang biopower ini, yakni setiap kekuasaan memiliki tujuan menghidupkan (sangat mulia sekali tujuan ini), eh tapi kok malah mematikan?
MKR Pelupessy
20 Mei 2023

Komentar
Posting Komentar