Langsung ke konten utama

Bagaimana Mengatasi Prasangka Sosial?


Prasangka sosial, muncul karena:
  1. Kategorisasi sosial akibat beda kepentingan. Orang di luar grup harus di singkirkan. 
  2. Perilaku otoriter. Ingin mendominasi di dalam kelompok, dan berusaha superior di luar kelompok. 
  3. Hasil proses belajar yang di tanamkan dari generasi ke generasi semakin memperkuat prasangka. 
  4. Keinginan berkompetisi untuk meraih sumber daya yang sangat berharga, tetapi pada kenyataannya jumlahnya sangat terbatas, misalnya pekerjaan, daerah kekuasaan atau jabatan.
Bagaimana mengatasi prasangka sosial:
  1. Keadaan di mana dua atau lebih kelompok saling membutuhkan dan bergantung satu sama lain guna mencapai tujuan bersama.
  2. Melalui interaksi bersahabat dan informal dengan beberapa anggota out-group, individu dapat lebih memahami bahwa stereotip yang dipercayainya ternyata salah.
  3. Adanya norma sosial yang mempromosikan dan mendukung kesetaraan di antara kelompok.

Qashai Pelupessy
Maluku - Ambon
Rabu, 08 Juli 2020

Komentar